Dalam berkomunikasi sehari-hari, kemampuan untuk mengekspresikan niat dan kewajiban adalah hal yang sangat penting. Dalam bahasa Belanda, hal ini disebut modal werkwoorden alias kata kerja modal. Kelompok kata kerja ini berfungsi untuk mengubah suasana atau makna dari kata kerja utama dalam kalimat. Tanpa kata kerja ini, kamu tak akan bisa menyampaikan keinginan atau keharusan yang sedang mendesak.
Kelompok kata kerja ini adalah willen, kunnen, moeten, mogen, dan zullen. Masing-masing kata kerja tersebut memiliki aturan konjungsi yang sedikit berbeda jika kamu bandingkan dengan kata kerja biasa. Selain itu, penggunaan kata kerja modal juga memengaruhi susunan kata, yang di mana kata kerja utama harus pindah ke posisi akhir.
Nah, di artikel ini, kita akan membahas cara penggunaan kata kerja modal dalam bahasa Belanda. Baca sampai habis, ya! 😀
Willen & Kunnen untuk Menyatakan Keinginan dan Kemampuan

Pertama, kita akan membahas kata kerja modal yang paling sering kita gunakan dalam percakapan sehari-hari, kata kerja tersebut yakni willen (ingin) dan kunnen (bisa atau mampu). Kata willen kita gunakan untuk menyatakan niat atau kehendak seseorang tentang suatu barang atau aktivitas tertentu. Contoh, “Ik will een kopje koffie drinken” (Aku ingin minum secangkir kopi). Di sini, kata kerja utama (drinken) berada di posisi terakhir kalimat.
Selanjutnya, kata kerja kunnen kita gunakan untuk menyatakan kemampuan, keahlian. Yuk, perhatikan contoh penerapannya, “Hij kan heel goed Nederlands spreken” (Dia bisa berbicara bahasa Belanda dengan sangat baik) untuk memuji kemampuan seseorang. Penggunaan kunnen penting untuk menunjukkan kemampuan diri kita, tapi tidak terkesan menyombongkan diri.
Moeten dan Mogen untuk Membedakan Keharusan dan Izin

Ada 2 kata kerja modal yang sering membuat pembelajar bahasa Belanda bingung, yakni moeten (harus) dan mogen (boleh atau mengizinkan). Kata kerja moeten kita gunakan untuk mengutarakan kewajiban, instruksi, atau sebuah kebutuhan mendesak yang tak bisa tertunda. Contoh, “Je moet nu je huiswerk maken” (Kamu harus mengerjakan PR kamu sekarang) untuk memerintah seseorang.
Sebaliknya, kata mogen kita gunakan untuk menanyakan atau memberi izin dalam berbagai situasi formal ataupun nonformal. Misalnya, saat kamu ingin meminta izin untuk duduk di suatu tempat, kamu bisa bilang “Mag ik hier zitten?” (Bolehkah aku duduk di sini?).
Perbedaan makna antara keharusan dan izin adalah hal yang sangat krusial supaya kamu tidak salah memberikan instruksi kepada rekan kerja atau rekan. Di Belanda sendiri, penggunaan mogen seringkali dianggap lebih halus dan menghargai privasi orang lain saat ingin melakukan suatu hal.
Bagaimana, gampang bukan? 😀
Penggunaan Zullen
Kata kerja terakhir, yakni zullen memiliki fungsi untuk menyatakan masa depan atau sebuah janji. Selain itu, zullen juga sering digunakan untuk memberikan saran atau menawarkan bantuan kepada orang lain. Misal, ketika kamu ingin berjanji untuk menelpon seseorang di esok hari, kamu bisa mengatakan, “Ik zal je morgen bellen” (Aku akan nelpon kamu besok).
Penggunaan zullen dalam bentuk pertanyaan juga efektif untuk mengajak seseorang untuk melakukan aktivitas bersama di waktu luang. Contoh, “Zullen je wandeling maken?” (Maukah kamu pergi jalan-jalan sebentar?). Pola ini terdengar jauh lebih disukai daripada menggunakan kalimat perintah langsung yang mungkin terdengar kasar bagi sebagian besar orang Belanda.
Selain itu, zullen juga berfungsi untuk menyatakan prediksi mengenai cuaca atau kejadian yang akan terjadi di masa depan. Contoh, “Het zal vanavond regenen” (Malam ini akan turun hujan)
Kesimpulan
Intinya, penggunaan modal werkwoorden seperti willen, kunnen, moeten, mogen, dan zullen sangat krusial untuk membentuk suasana kalimat. Setiap kata kerja memiliki fungsinya tersendiri, seperti willen untuk menyatakan kehendak, kunnen untuk menyatakan kemampuan. Moeten untuk menyatakan kewajiban, mogen untuk menyatakan izin, dan zullen untuk menyatakan masa depan atau sebuah janji. Aturan utama yang harus diingat adalah posisi kata kerja harus selalu berada di posisi paling akhir kalimat dalam bentuk infinitif.
Semoga artikel ini membantu, ya! 😀






